Rabu, 16 Februari 2011

RENJANA IBUMU

Renjana  Ibumu

Saat kalap menyeruak
Pandanglah gurat wajahnya lekat
Saat luka menyibak
Senyum tulusnya merekat

Dia lahir untuk melahirkanmu
Walau ngilu merebak
Peluhnya menghapus keluhmu
Walau kadang kau menjadi pencacak

Kau mencak dia adalah penyejukmu
Kau menceng dia meratap
Menyalahkan diri untuk hilafmu
Memikirkanmu dalam terjaga dan lelap

Tak sulit meredam kecamuk di hatinya
Mudah olehmu menyunggingkan senyum
Karena kau sumber bahagia dan gelisahnya
Di atas suksesmu peliknya redam

 Oleh: Ham Haazimah

0 Comments:

Posting Komentar