Renjana Ibumu
Saat kalap menyeruak
Pandanglah gurat wajahnya lekat
Saat luka menyibak
Senyum tulusnya merekat
Dia lahir untuk melahirkanmu
Walau ngilu merebak
Peluhnya menghapus keluhmu
Walau kadang kau menjadi pencacak
Kau mencak dia adalah penyejukmu
Kau menceng dia meratap
Menyalahkan diri untuk hilafmu
Memikirkanmu dalam terjaga dan lelap
Tak sulit meredam kecamuk di hatinya
Mudah olehmu menyunggingkan senyum
Karena kau sumber bahagia dan gelisahnya
Di atas suksesmu peliknya redam
Oleh: Ham Haazimah

0 Comments:
Posting Komentar