Rabu, 19 Januari 2011

Menjemput Fajar

Air galau mencari tempat mengadu
Kehilangan wadah tuk berlindung
Mencari tuan yang sulit menampung
Saat pohon larut dalam perniagaan

Merapi beradu saling sikut
Menanti giliran jalankan amanah
Memupuk tanah yang tlah lama pilu
Tanah yang rindu dekapan abu

Biarlah luapan air sekedar bersua
Biarlah api menempa semangat yang tumpul
Biarlah  awan dingin menyejukkan kalbu
Biarkanlah kelam mengokohkan asa

Bukan  untuk kalut melainkan pecut
Bukan saatnya menyelam dalam ilu
Kini saat bergegas mengukir karya
Menampilkan kharisma pribadi istimewa
Menjemput era pembaruan

Untuk negeri  yang rindu pemimpi
Untuk tanah yang telah lama pilu
Untuk bumi Indonesia….

By : Ham Haazimah
(3 Januari 2011)

(Puisi ini InsyaAllah akan dibukukan dengan karya lainnya dalam antalogi puisi "Kado Untuk Indonesia")
 ....Alhamdulillah....

0 Comments:

Posting Komentar